Semua templat laporan keuangan

Template Laporan Tahunan Indonesia

Template laporan tahunan gratis sesuai PSAK untuk perusahaan Indonesia, dengan ringkasan hasil yang dapat diedit dan format Rupiah yang benar.

Standar akuntansi
SAK / PSAK
Tahun buku
Tahun kalender (Jan.–Des.) umumnya digunakan
Mata uang
IDR (Rp)
Dilaporkan ke
OJK/BEI (emiten) — tidak ada registri publik untuk PT tertutup
Laporan tahunan
20262025
PendapatanRp 8.500.000.000Rp 8.500.000.000
Beban pokok penjualanRp 5.100.000.000Rp 5.100.000.000
Laba brutoRp 3.400.000.000Rp 3.400.000.000
Beban usahaRp 2.250.000.000Rp 2.250.000.000
Laba usahaRp 1.150.000.000Rp 1.150.000.000
Beban pajak penghasilanRp 280.000.000Rp 280.000.000
Laba tahun berjalanRp 870.000.000Rp 870.000.000

Unduh templat ini

Cara Mengisi Template Laporan Tahunan Indonesia

Laporan tahunan menggabungkan hasil usaha, posisi keuangan, dan pergerakan kas suatu perusahaan dalam satu periode ke dalam satu paket, disertai narasi laporan direksi. Bagi banyak perusahaan di Indonesia, dokumen ini menjadi dasar penyampaian informasi kepada pemegang saham, dan bagi emiten, menjadi bagian dari laporan yang disampaikan ke OJK dan BEI.

Meskipun penyampaian resmi ke OJK/BEI membutuhkan format XBRL dan biasanya melibatkan auditor atau perangkat lunak khusus, menyusun angka dan struktur pada template ini lebih dulu akan membuat proses akhir tersebut jauh lebih cepat karena strukturnya sudah mengikuti PSAK.

Apa itu laporan tahunan?

Laporan tahunan adalah dokumen gabungan yang meringkas kinerja dan posisi keuangan perusahaan untuk satu tahun buku. Di Indonesia, laporan ini biasanya menggabungkan laporan direksi — yang membahas kinerja usaha, risiko utama, dan prospek ke depan — dengan laporan keuangan utama: laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, beserta catatan pendukung sesuai PSAK.

Apa yang perlu dicantumkan

  • Pendapatan — jumlah pendapatan yang diperoleh dari aktivitas usaha utama perusahaan selama tahun berjalan.
  • Beban pokok penjualan — biaya langsung untuk memproduksi barang atau jasa yang terjual, dikurangkan dari pendapatan untuk memperoleh laba bruto.
  • Laba bruto — subtotal pendapatan dikurangi beban pokok penjualan, menunjukkan margin usaha sebelum beban operasional.
  • Beban usaha — biaya operasional seperti gaji, sewa, dan administrasi yang dikurangkan untuk memperoleh laba usaha.
  • Laba usaha — laba bruto dikurangi beban usaha, yaitu laba dari kegiatan usaha normal sebelum pajak.
  • Beban pajak penghasilan — beban pajak badan untuk tahun berjalan, dikurangkan dari laba usaha.
  • Laba tahun berjalan — total akhir setelah pajak, yang selanjutnya menambah saldo laba pada neraca.

Panduan langkah demi langkah

  1. Buka dengan sampul yang menampilkan nama perusahaan, logo, dan periode pelaporan yang dicakup.
  2. Tulis laporan direksi yang meringkas kinerja usaha tahun berjalan, risiko utama yang dihadapi, serta prospek untuk tahun mendatang.
  3. Sisipkan laporan laba rugi, dengan memasukkan pendapatan, beban pokok penjualan, dan beban usaha hingga diperoleh laba tahun berjalan.
  4. Sisipkan neraca, dengan mendaftar aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas, dan ekuitas, kemudian pastikan neracanya seimbang.
  5. Sisipkan laporan arus kas yang menunjukkan arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan selama periode tersebut.
  6. Tambahkan catatan atas laporan keuangan yang mengungkapkan kebijakan akuntansi dan rincian tambahan sesuai ketentuan PSAK.
  7. Tinjau konsistensi angka di antara ketiga laporan — misalnya, pastikan laba tahun berjalan sesuai dengan perubahan saldo laba di neraca.
  8. Mintakan persetujuan dan tanda tangan direksi sebelum laporan disebarkan kepada pemegang saham atau disampaikan ke regulator.

Aturan khusus Indonesia

Emiten dan perusahaan publik wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan auditan ke OJK dan BEI paling lambat akhir bulan ketiga (90 hari) setelah tanggal tutup buku, dalam format XBRL. Sebagian besar entitas menerapkan SAK berbasis PSAK yang konvergen dengan IFRS, sedangkan entitas tanpa akuntabilitas publik dapat memakai SAK EP dan UMKM dapat memakai SAK EMKM yang jauh lebih sederhana.

PT tertutup (bukan emiten) tidak memiliki registri publik untuk laporan keuangannya dan tidak wajib menyampaikan laporan tahunan ke OJK/BEI, namun tetap perlu menyusun laporan keuangan untuk RUPS, keperluan perpajakan, dan pihak berkepentingan seperti bank atau investor.

Pertanyaan yang sering diajukan