Template Laporan Arus Kas Indonesia
Template laporan arus kas gratis yang mencakup aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, sesuai PSAK.
- Standar akuntansi
- SAK / PSAK
- Tahun buku
- Tahun kalender (Jan.–Des.) umumnya digunakan
- Mata uang
- IDR (Rp)
- Dilaporkan ke
- OJK/BEI (emiten) — tidak ada registri publik untuk PT tertutup
| 2026 | |
|---|---|
| Arus kas bersih dari aktivitas operasi | Rp 970.000.000 |
| Laba usaha | Rp 1.000.000.000 |
| Penyusutan dan amortisasi | Rp 300.000.000 |
| Perubahan modal kerja | Rp 80.000.000 |
| Pembayaran pajak | Rp 250.000.000 |
| Arus kas bersih untuk aktivitas investasi | (Rp 500.000.000) |
| Perolehan aset tetap | Rp 500.000.000 |
| Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan | Rp 50.000.000 |
| Penerimaan utang bank | Rp 200.000.000 |
| Pembayaran dividen | Rp 150.000.000 |
| Kenaikan bersih kas dan setara kas | Rp 520.000.000 |
Unduh templat ini
Cara Mengisi Template Laporan Arus Kas Indonesia
Laporan arus kas menunjukkan bagaimana kas benar-benar bergerak masuk dan keluar dari suatu usaha selama satu periode, dibagi menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Laporan ini melengkapi laporan laba rugi, karena suatu perusahaan bisa saja tampak untung secara akuntansi namun tetap kekurangan kas.
Berdasarkan PSAK, laporan arus kas merupakan salah satu laporan keuangan utama bagi entitas yang menerapkan SAK secara penuh, meskipun banyak usaha kecil di Indonesia tetap menyusunnya untuk kebutuhan pengelolaan kas internal meskipun tidak diwajibkan secara formal.
Apa itu laporan arus kas?
Laporan arus kas merekonsiliasi kas yang dihasilkan atau digunakan suatu usaha ke dalam tiga kategori — operasi, investasi, dan pendanaan — untuk menjelaskan perubahan bersih kas dan setara kas selama periode tersebut. Laporan ini merupakan salah satu laporan utama yang diatur dalam PSAK bagi entitas yang menerapkan standar akuntansi keuangan secara penuh.
Apa yang perlu dicantumkan
- Laba usaha — titik awal untuk bagian aktivitas operasi, diambil dari laporan laba rugi.
- Penyusutan dan amortisasi — beban non-kas yang ditambahkan kembali karena mengurangi laba namun tidak menggunakan kas.
- Perubahan modal kerja — dampak kas dari perubahan persediaan, piutang, dan utang usaha selama periode tersebut.
- Pembayaran pajak — pajak badan yang benar-benar dibayarkan secara kas selama periode, yang bisa berbeda dari beban pajak pada laporan laba rugi.
- Arus kas bersih dari aktivitas operasi — subtotal dari item-item di atas, menunjukkan kas yang dihasilkan dari kegiatan usaha.
- Perolehan aset tetap — kas yang dikeluarkan untuk aset tetap, dicatat pada aktivitas investasi.
- Arus kas bersih untuk aktivitas investasi — subtotal seluruh arus kas investasi.
- Penerimaan utang bank — kas yang diterima dari pinjaman baru, dicatat pada aktivitas pendanaan.
- Pembayaran dividen — kas yang dibayarkan kepada pemegang saham, dikurangkan pada aktivitas pendanaan.
- Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan — subtotal seluruh arus kas pendanaan.
- Kenaikan bersih kas dan setara kas — total akhir yang menunjukkan perubahan keseluruhan posisi kas perusahaan.
Panduan langkah demi langkah
- Mulai dari laba usaha yang diambil dari laporan laba rugi untuk periode yang sama.
- Tambahkan kembali penyusutan dan amortisasi, karena keduanya mengurangi laba namun tidak melibatkan kas yang keluar dari perusahaan.
- Sesuaikan dengan perubahan modal kerja — kenaikan piutang atau persediaan menggunakan kas, sementara kenaikan utang usaha membebaskan kas.
- Kurangi pajak yang benar-benar dibayarkan secara kas selama periode untuk memperoleh arus kas bersih dari aktivitas operasi.
- Daftar kas yang dikeluarkan untuk perolehan aset tetap, dan hasil penjualan aset tetap bila ada, pada aktivitas investasi.
- Daftar penerimaan utang bank baru dan pembayaran dividen kepada pemegang saham pada aktivitas pendanaan.
- Jumlahkan ketiga bagian untuk menghitung kenaikan atau penurunan bersih kas dan setara kas selama periode tersebut.
- Periksa angka kas akhir terhadap saldo rekening bank dan baris kas pada neraca Anda.
Aturan khusus Indonesia
PSAK mensyaratkan laporan arus kas sebagai salah satu laporan keuangan utama bagi entitas yang menerapkan SAK secara penuh, termasuk emiten yang menyampaikan laporannya ke OJK dan BEI. Entitas yang memakai SAK EP atau SAK EMKM dapat menyusun format yang lebih ringkas, namun tetap disarankan menyertakan gambaran arus kas untuk kebutuhan manajemen.
Meskipun tidak selalu menjadi syarat wajib bagi PT tertutup berskala kecil, bank dan investor sering meminta laporan arus kas sebagai bagian dari pengajuan kredit atau pendanaan, sehingga menyusunnya bersama laporan laba rugi dan neraca merupakan praktik yang baik terlepas dari ukuran usaha.
