Template Pembubaran dan Likuidasi PT (Indonesia)

Diperbarui pada 13 Agustus 2026

Template Pembubaran dan Likuidasi PT (Indonesia) adalah templat Indonesia yang memakai istilah lokal, alur bukti lokal, dan rujukan hukum Indonesia. Tujuannya bukan menerjemahkan formulir Amerika, melainkan memberi draf kerja yang cocok untuk dokumen privat, dokumen perusahaan, proposal budaya, atau transaksi Indonesia.

Templat ini tidak mengklaim telah ditinjau atau disetujui oleh notaris, pengacara, pengadilan, AHU, DJP, Kementerian Kebudayaan, Komdigi, atau otoritas lain. Gunakan sebagai dasar penyusunan dan daftar periksa; untuk transaksi bernilai tinggi, sengketa, data pribadi sensitif, pekerja, investasi asing, tanah, perizinan, atau proses resmi, lakukan pemeriksaan profesional.

0 dari 10 kolom terisi

Ketuk kolom yang disorot pada dokumen di bawah dan langsung ketik di dalamnya.Gratis — tanpa pendaftaran, tanpa tanda air

Keputusan Pembubaran dan Instruksi Likuidasi PT

Para pemegang saham mencatat keputusan pembubaran berdasarkan RUPS tanggal dengan tanggal efektif .

1. Alasan dan keputusan

Alasan pembubaran: . Sejak tanggal efektif, kegiatan baru dihentikan kecuali diperlukan untuk likuidasi.

2. Likuidator

ditunjuk sebagai likuidator dengan alamat korespondensi dan kewenangan membereskan harta, menagih piutang, membayar kewajiban, mengurus pengumuman, AHU, pajak, dan laporan akhir.

3. Kreditor dan aset

Kreditor diminta mengajukan tagihan paling lambat dengan bukti pendukung. Ringkasan aset: . Ringkasan kewajiban: .

4. Tindak lanjut resmi

Tindakan pengumuman, AHU, pajak, rekening, kontrak, data pribadi, dan arsip: .

Likuidator

Tanggal:

PT

Tanggal:

Padanan Indonesia dan kapan dipakai

Articles of dissolution tidak memiliki padanan satu halaman yang berdiri sendiri untuk PT Indonesia. Padanan praktisnya adalah paket keputusan pembubaran, berita acara atau risalah RUPS, penunjukan likuidator, pemberitahuan atau pencatatan kepada AHU, pengumuman kepada kreditor, laporan likuidasi, dan dokumen penutupan setelah harta dibereskan.

UU PT mengatur pembubaran perseroan dan proses likuidasi. AHU juga menyediakan layanan pembubaran dalam sistem perseroan terbatas. Karena itu template ini menyusun checklist dan naskah privat yang membantu para pihak menyiapkan proses, bukan menggantikan akta notaris, pengumuman resmi, atau pengajuan AHU.

Gunakan template ini saat pemegang saham ingin menghentikan PT solvent secara terencana, membereskan aset, membayar kreditor, menutup kontrak, membagi sisa hasil likuidasi, dan menyimpan arsip. Untuk pailit, sengketa pemegang saham, pajak besar, pekerja, atau aset berizin, diperlukan strategi khusus.

Keputusan RUPS dan penunjukan likuidator

Pembubaran sukarela biasanya dimulai dari keputusan RUPS sesuai anggaran dasar dan UU PT. Risalah harus mencatat dasar kuorum, jumlah suara, tanggal efektif pembubaran, alasan, penunjukan likuidator, kewenangan likuidator, biaya likuidasi, dan cara pelaporan kepada pemegang saham.

Likuidator perlu memiliki mandat yang cukup untuk menagih piutang, menjual aset, menyelesaikan kontrak, membayar utang, berkomunikasi dengan kreditor, mengurus pajak, menutup rekening, dan menyiapkan laporan akhir. Jika mandat terlalu sempit, proses sering macet saat bank, vendor, atau kantor pajak meminta bukti kewenangan.

Jika direksi bertindak sebagai likuidator, tulis dengan jelas batas peran lama sebagai direksi dan peran baru dalam likuidasi. Setelah pembubaran, fokus tidak lagi mengejar bisnis baru, tetapi membereskan harta dan kewajiban.

Pengumuman kreditor dan daftar kewajiban

Likuidasi yang tertib dimulai dari daftar kreditor: pajak, pekerja, vendor, bank, sewa, pelanggan dengan uang muka, pemegang lisensi, kontraktor, dan pihak lain yang mungkin memiliki klaim. Daftar ini harus menyebut nilai, jatuh tempo, sengketa, jaminan, dan dokumen pendukung.

Pengumuman kepada kreditor harus memberi informasi cukup tentang pembubaran, identitas likuidator, alamat korespondensi, batas waktu pengajuan tagihan, dan bukti yang harus disertakan. Jangan mengumumkan terlalu samar; kreditor perlu tahu bagaimana mengajukan klaim.

Jika ada tagihan sengketa, template menyediakan ruang untuk menandai statusnya. Likuidator tidak boleh membagi sisa aset kepada pemegang saham sebelum kewajiban yang layak diketahui diselesaikan atau dicadangkan.

Aset, pajak, dan kontrak berjalan

Aset PT perlu dicatat sebelum dijual, dialihkan, dikembalikan, atau dimusnahkan. Daftar harus memisahkan kas, piutang, persediaan, peralatan, kendaraan, lisensi perangkat lunak, domain, merek, kontrak pelanggan, jaminan, dan dokumen perusahaan.

Penjualan aktiva tetap oleh PKP dapat menimbulkan PPN menurut Pasal 16D UU PPN sebagaimana dijelaskan DJP, bergantung pada status barang dan perlakuan pajak masukan. Karena itu likuidator perlu mengecek faktur pajak, status PKP, harga jual, dan bukti penyerahan sebelum transaksi.

Kontrak berjalan tidak otomatis hilang. Periksa klausul pengakhiran, assignment, deposit, penalti, data pelanggan, dan pemberitahuan. Jika kontrak dialihkan ke pihak lain, gunakan perjanjian pengalihan yang sesuai dan peroleh persetujuan bila diperlukan.

Pekerja dan data pribadi

Jika PT masih memiliki pekerja, penutupan usaha dan perubahan perusahaan harus dicek terhadap aturan ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk PP No. 35 Tahun 2021 mengenai PHK dan hak-hak yang timbul. Template ini hanya menandai isu; hitungan pesangon dan proses hubungan industrial perlu dihitung khusus.

Likuidasi juga memuat data pribadi: data pekerja, pelanggan, vendor, pemegang saham, pengurus, pemilik manfaat, dan kreditor. UU PDP menuntut pemrosesan terbatas dan keamanan data sampai arsip ditutup atau dipindahkan secara sah.

Jika folder likuidasi bocor, pemberitahuan kegagalan pelindungan data pribadi dapat wajib paling lambat 3 x 24 jam. Karena itu akses ke daftar kreditor, rekening, KTP, NPWP, dan data pekerja harus dibatasi.

Laporan akhir dan penghapusan

Setelah aset dibereskan, likuidator harus menyusun laporan akhir yang menunjukkan penerimaan, pembayaran, klaim yang diselesaikan, sisa aset, pembagian kepada pemegang saham, dokumen pajak, dan arsip yang diserahkan. Laporan akhir menjadi bukti bahwa mandat likuidator telah dijalankan.

AHU menyediakan layanan pembubaran dan pencatatan terkait perseroan. Dokumen privat saja tidak cukup bila tindakan resmi harus dilakukan. Pastikan akta, keputusan, pengumuman, bukti setor pajak, dan bukti penutupan rekening tersedia sebelum menyatakan pekerjaan selesai.

Simpan arsip likuidasi bersama dokumen perusahaan. UU Dokumen Perusahaan relevan untuk penyimpanan dokumen perusahaan dan keuangan, terutama jika klaim atau pemeriksaan muncul setelah PT tidak aktif.

Batas templat

Template ini tidak menyelesaikan kepailitan, PKPU, sengketa pemegang saham, keberatan kreditor, audit pajak, hubungan industrial, pencabutan izin, aset tanah, atau restrukturisasi grup. Gunakan dokumen tambahan untuk kondisi tersebut.

Untuk PT dengan investor asing, aset besar, pembiayaan bank, jaminan, lisensi sektor, atau pekerja banyak, pembubaran perlu jadwal dan penasihat khusus. Kesalahan urutan dapat membuat pembagian aset dipersoalkan.

Jangan menandatangani dokumen pembubaran sebelum daftar kewajiban diperiksa. Satu utang yang terlewat dapat mengubah seluruh rencana pembayaran dan pembagian sisa hasil likuidasi.

Panduan klausul

Para pihak
Mengidentifikasi nama hukum, alamat, nomor identitas atau data badan hukum, kapasitas penandatangan, dan kontak pemberitahuan.
Pokok dokumen
Menjelaskan proyek, PT, likuidasi, penampilan, siaran pers, aset, kebijakan, pembelian, atau pengalihan yang benar-benar dimaksud.
Lampiran
Menghubungkan teks dengan daftar aset, anggaran dasar, daftar kreditor, rider, foto, lisensi, tagihan, kontrak dasar, atau bukti serah terima.
Nilai dan pembayaran
Mencatat modal, harga, honorarium, anggaran, PPN, biaya, bukti bayar, faktur, dan penyesuaian setelah serah terima.
Hak dan persetujuan
Mengatur hak cipta, hak terkait, izin penggunaan gambar, persetujuan kreditor, persetujuan lawan kontrak, data pribadi, dan kewenangan direksi.
Data dan arsip
Menetapkan retensi dokumen perusahaan, kontrol akses, pemusnahan data, bukti unggah, dokumen elektronik, dan respons kegagalan pelindungan data.
Tindak lanjut
Menentukan siapa yang mengajukan ke AHU, mengumumkan likuidasi, memberi tahu debitur, menutup akses, atau menyimpan dokumen akhir.

Daftar periksa Indonesia

Periksa poin-poin ini sebelum menandatangani, mengirim, mengunggah, mengumumkan, atau memakai dokumen sebagai bukti.

Cara menggunakan templat ini

  1. Tentukan dokumen yang tepat. Pastikan yang Anda butuhkan adalah dokumen pembubaran dan likuidasi PT, bukan formulir resmi, akta notaris, perjanjian kerja, atau dokumen register lain.
  2. Isi identitas dan kapasitas. Masukkan nama hukum, alamat, nomor badan hukum atau identitas, kapasitas penandatangan, tanggal, nilai, dan kontak pemberitahuan.
  3. Siapkan lampiran. Lampirkan daftar aset, bukti pembayaran, foto, kontrak dasar, anggaran, rider, izin, daftar kreditor, atau dokumen elektronik yang relevan.
  4. Periksa sumber Indonesia. Bandingkan draf dengan sumber yang tercantum, prosedur AHU atau DJP, syarat program pendanaan, dan perjanjian dasar yang sedang dialihkan.
  5. Simpan jejak versi. Simpan DOCX, PDF, tanda tangan, bukti kirim, lampiran, versi final, dan tanggal pemeriksaan sumber.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah dokumen pembubaran dan likuidasi PT ini nasihat hukum?

Tidak. Ini templat informasi dan struktur kerja. Fakta konkret perlu diperiksa menurut nilai transaksi, status para pihak, data pribadi, pajak, pekerja, izin, register, dan syarat dokumen resmi.

Bisakah saya memakai formulir Amerika yang diterjemahkan?

Tidak sebagai dokumen final. Indonesia memakai istilah seperti PT, anggaran dasar, RUPS, likuidator, hak cipta, hak terkait, cessie, PPN, PKP, dan UU PDP yang tidak muncul dalam formulir Amerika.

Apakah cukup membuat surat pembubaran sederhana?

Tidak untuk PT yang memerlukan proses resmi. Biasanya perlu keputusan RUPS, likuidasi, pengumuman, pemberitahuan atau pencatatan, laporan akhir, dan arsip.

Siapa yang menjadi likuidator?

RUPS dapat menunjuk likuidator. Mandatnya harus cukup jelas untuk menagih, menjual aset, membayar kreditor, menyelesaikan pajak, dan melapor.

Kapan aset boleh dibagi ke pemegang saham?

Setelah kewajiban yang diketahui diselesaikan atau dicadangkan dan laporan likuidasi mendukung pembagian. Jangan membagi sebelum klaim kreditor diperiksa.

Mengapa lampiran harus rinci?

Karena lampiran membuktikan aset, hak, utang, kontrak, foto, rider, kreditor, anggaran, atau data yang dimaksud. Klausul umum tanpa lampiran sering lemah saat dibuktikan.

Apa yang harus disimpan setelah dokumen selesai?

Simpan dokumen bertanda tangan, DOCX, PDF, lampiran, bukti kirim, bukti pembayaran, faktur, korespondensi, persetujuan, dan catatan siapa menyetujui versi akhir.

Apakah saya bisa mengunduh DOCX dan PDF tanpa akun?

Ya. Anda dapat mengisi templat di peramban dan mengunduh DOCX atau PDF bersih tanpa pendaftaran dan tanpa tanda air.

Templat terkait

Sanggahan

Templat dan panduan ini hanya untuk informasi umum. Ini bukan nasihat hukum, pajak, akuntansi, ketenagakerjaan, kekayaan intelektual, perlindungan data, investasi, atau profesional lain, dan tidak menyatakan bahwa dokumen telah disetujui oleh notaris, pengacara, pengadilan, AHU, DJP, Komdigi, Kementerian Kebudayaan, auditor, atau asosiasi profesi.