Generator Purchase Order (PO) Indonesia
Buat Purchase Order (PO) atau surat pesanan profesional dengan detail pembeli, pemasok, dan pengiriman, lalu unduh sebagai PDF — gratis, tanpa registrasi.
Informasi Pembeli
Informasi Pemasok
Kirim Ke
Branding Purchase Order Anda
Detail Purchase Order
Daftar Item
PPN hanya diterapkan pada item yang dicentang kotak "PPN" (tarif standar 11%).
Persetujuan
Tambahkan tanda tangan yang berwenang untuk purchase order ini. Tanda tangan hanya akan muncul pada pratinjau dan PDF jika Anda benar-benar menandatangani.
Pratinjau:
| Tanggal PO | — |
| Deskripsi | Jumlah | Tarif | Jumlah |
|---|---|---|---|
| — | 1 | Rp0.00 | Rp0.00 |
| Subtotal | Rp0.00 |
| PPN (11%) | Rp0.00 |
| Total | Rp0.00 |
Generator Purchase Order (PO) Indonesia & template gratis
Halaman ini menjelaskan apa itu Purchase Order (PO) atau surat pesanan barang, kapan dokumen ini digunakan dibanding penawaran (quotation) dan faktur, serta apa saja yang wajib dicantumkan dalam PO di Indonesia.
Anda bisa langsung mengisi detail pembeli dan pemasok, menerapkan PPN, lalu mengunduh PO profesional dalam format PDF — tanpa perlu mengisi formulir lead-gen atau membuat akun terlebih dahulu.
Apa itu Purchase Order (PO) dan kapan digunakan?
Purchase Order (PO), atau surat pesanan barang, adalah dokumen yang diterbitkan oleh pembeli kepada pemasok untuk secara resmi mengotorisasi suatu pembelian, sebelum barang atau jasa dikirimkan.
PO berbeda dari penawaran (quotation) dan faktur: penawaran dibuat oleh pemasok untuk mengajukan harga sebelum ada pesanan apa pun; PO diterbitkan oleh pembeli untuk mengotorisasi pembelian; faktur diterbitkan oleh pemasok setelah barang atau jasa dikirim, untuk menagih pembayaran.
Alur praktisnya: pemasok mengirimkan penawaran, pembeli menyetujuinya dengan menerbitkan PO, dan setelah barang atau jasa terkirim, pemasok menerbitkan faktur yang mencantumkan nomor PO tersebut.
Cara membuat Purchase Order dengan generator ini (langkah demi langkah)
- Isi informasi pembeli — nama perusahaan, alamat, dan NPWP.
- Tambahkan informasi pemasok, termasuk NPWP pemasok.
- Tentukan alamat pengiriman (ship-to), jika berbeda dari alamat pembeli.
- Isi nomor PO, tanggal PO, dan tanggal pengiriman.
- Tambahkan daftar item dengan deskripsi, jumlah, dan harga satuan.
- Terapkan PPN, diskon, atau biaya pengiriman jika relevan.
- Tambahkan nama dan jabatan penyetuju (approval).
- Unduh PDF yang sudah jadi dan kirimkan ke pemasok — bisa langsung dibagikan lewat WhatsApp.
Apa saja yang harus ada dalam Purchase Order di Indonesia?
Agar PO jelas dan sesuai praktik bisnis di Indonesia, dokumen ini sebaiknya mencantumkan:
- Nama, alamat, dan NPWP pembeli maupun pemasok
- Nomor PO yang unik dan tanggal penerbitan
- Alamat pengiriman dan perkiraan tanggal pengiriman
- Deskripsi barang atau jasa, jumlah, dan harga satuan
- PPN sebesar 11% (tarif efektif saat ini) pada item yang relevan
- Syarat pembayaran dan total keseluruhan
- Nama dan jabatan penyetuju, beserta tanda tangan
Dari Purchase Order ke faktur — alur pengadaan
PO adalah titik awal dari proses pengadaan (procurement). Setelah pemasok menerima dan menyetujui PO, dokumen ini menjadi dasar untuk pengiriman barang atau jasa.
Setelah barang atau jasa dikirim, pemasok menerbitkan faktur yang mencantumkan nomor PO ini — ini memudahkan pencocokan pembukuan dan mencegah selisih jumlah. Untuk langkah ini, Anda bisa menggunakan generator faktur kami, yang memungkinkan Anda melanjutkan dengan data pembeli dan pemasok yang sama.
Tanpa akun, tanpa formulir lead-gen — langsung buat PO
Banyak platform seperti Jurnal menyediakan template PO, tetapi unduhannya terkunci di balik formulir yang meminta nama, ukuran perusahaan, dan email sebelum Anda bisa mengaksesnya. Alat lain seperti Paper.id memang gratis, tetapi mengharuskan Anda membuat akun terlebih dahulu.
Generator ini tidak memerlukan pendaftaran maupun formulir apa pun — isi data langsung dan unduh PDF dalam hitungan detik. Tersedia kolom NPWP untuk pembeli maupun pemasok (kolom yang sering dilewatkan oleh kompetitor), PPN dihitung pada tarif efektif 11% untuk transaksi umum — perlu dicatat bahwa tarif 12% hanya berlaku untuk barang mewah (PPnBM), bukan untuk PO biasa, sehingga ini adalah kesalahpahaman yang cukup umum. Untuk transaksi bernilai tinggi, pertimbangkan juga kebutuhan bea meterai (materai) sesuai ambang batas yang berlaku. PDF yang sudah jadi bisa langsung dibagikan ke pemasok melalui WhatsApp tanpa perlu convert atau upload ke platform lain.



