Kalkulator Anjak Piutang

Hitung uang muka, dana retensi, biaya anjak piutang, dan bunga beserta biaya tahunan sebenarnya — lalu pantau plafon tersedia dan tenggat regres di seluruh piutang Anda.

Yang dihitung alat ini dan tidak dihitung kalkulator penyedia

Hampir semua kalkulator anjak piutang di internet milik perusahaan pembiayaan, bank, atau situs pembanding. Semuanya melakukan perhitungan pendek yang sama: nilai faktur dikali persentase biaya. Yang hilang justru dua hal yang dalam praktik mengacaukan arus kas.

Pertama adalah waktunya. Anjak piutang membayar dua kali, bukan sekali: pertama uang muka, lalu dana retensi setelah dikurangi biaya, ketika pelanggan benar-benar membayar. Itu dua penerimaan terpisah, sering berjarak enam sampai sepuluh minggu. Jika dicatat sebagai satu baris dalam proyeksi arus kas, Anda menghitung uang yang pada hari itu tidak ada.

Kedua adalah tenggat regres. Pada fasilitas dengan regres, jika pelanggan tidak membayar dalam tenggat yang disepakati, faktur itu keluar dari dasar pembiayaan. Tidak ada yang dikembalikan dan tidak ada surat yang datang — angka di portal penyedia hanya turun. Tab «Pemantauan plafon» menyusun ulang perhitungan itu dari daftar piutang Anda sendiri.

Anjak piutang dengan regres dan tanpa regres

Pembedaan ini menentukan siapa yang menanggung risiko dan berapa biayanya.

Dengan regres, risiko gagal bayar tetap pada Anda: jika pelanggan tidak membayar dalam tenggat regres, piutang dikembalikan dan uang muka ditarik dari dana retensi atau dari pencairan berikutnya. Biayanya lebih rendah dan inilah bentuk yang paling umum bagi UMKM. Piutang tetap tercatat dan uang muka muncul sebagai liabilitas kepada penyedia.

Tanpa regres, penyedia menanggung risiko ketidakmampuan bayar pelanggan. Biayanya lebih tinggi, menuntut pelanggan berkualitas, dan bila pengalihan benar-benar memindahkan risiko, piutang dapat dikeluarkan dari aset sehingga rasio keuangan membaik.

Dalam kedua bentuk, perlindungan atas ketidakmampuan bayar bukan berarti perlindungan atas keterlambatan biasa atau faktur yang disengketakan. Pelanggan yang menahan pembayaran karena keluhan mutu tetap menjadi masalah Anda.

Perlu diketahui bahwa perusahaan pembiayaan yang menawarkan anjak piutang di Indonesia berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan — pastikan izinnya sebelum menandatangani. Cari juga kata «regres», «pengambilalihan risiko», dan «pembelian piutang» dalam perjanjian.

Bagaimana biaya terbentuk di Indonesia

Di Indonesia tarif anjak piutang umumnya dikutip per bulan, sehingga membandingkannya dengan kredit modal kerja bertahun menjadi menyesatkan.

Biaya anjak piutang menutup layanan: pengelolaan piutang, pemantauan, penagihan, dan pada bentuk tanpa regres juga perlindungan risiko. Umumnya dinyatakan sebagai persentase nilai faktur, dan penagihan per periode 30 hari yang sudah dimulai adalah praktik yang lazim. Ini penting: jika pelanggan membayar pada hari ke-31, Anda membayar periode kedua secara penuh. Keterlambatan satu hari bisa berarti tambahan biaya satu bulan, dan kalkulator memodelkan hal itu, karena itu biaya melonjak saat melewati hari ke-30.

Bunga, bila skema Anda memakai bunga terpisah, dihitung hanya atas dana yang benar-benar dicairkan, biasanya harian.

Ditambah pos-pos yang tidak terlihat pada tarif iklan: biaya administrasi atau provisi, biaya analisis per pelanggan, biaya transfer RTGS atau kliring, dan tambahan untuk faktur yang melewati tenggat regres. Masukkan semuanya ke kolom biaya tetap agar biaya efektif tahunan tidak terlalu rendah.

Biaya efektif tahunan dan tempo pembayaran

Tarif 1,75 % per bulan terlihat kecil di sebelah kredit modal kerja 16 % per tahun. Angkanya tidak sebanding: 1,75 % membeli sekitar tiga puluh hari dana, 16 % membeli setahun penuh.

Setahunkan: total biaya dibagi jumlah yang benar-benar Anda terima, dikali 365 dibagi jumlah hari. Faktur Rp 800 juta dengan uang muka 80 % dan tarif 1,75 % per bulan selama 45 hari berarti dua periode 30 hari yang sudah dimulai — sekitar Rp 28 juta, atau kira-kira 35 % per tahun, bukan 21 %.

Konteks Indonesia membuat perhitungan ini penting. Banyak pembeli besar, distributor, dan instansi membayar pada tempo 60 sampai 120 hari, sehingga tenggat regres menjadi sangat sempit. Tidak ada batas tempo pembayaran antar-usaha yang berlaku umum seperti di Uni Eropa, jadi tempo yang panjang biasanya hanya bisa ditekan melalui negosiasi kontrak, bukan melalui aturan. Karena itu papan tenggat menyusun faktur berdasarkan sisa hari dan menunjukkan berapa plafon yang bergantung pada masing-masing: ia memberi tahu pelanggan mana yang harus ditelepon hari ini.

Bagaimana penyedia menghitung plafon tersedia

Angka di portal bukan total piutang dikali persentase uang muka — karena itu hampir selalu lebih rendah dari perkiraan. Ia adalah rangkaian pengurangan, dan urutannya menentukan.

Mulai dari faktur dialihkan yang belum dibayar. Kurangi yang tidak dapat dibiayai: melewati tenggat regres, disengketakan, dan sesuai perjanjian juga piutang terhadap perusahaan terafiliasi, pembeli luar negeri, atau pelanggan di atas limit yang disetujui. Sisanya adalah dasar yang dapat dibiayai.

Kemudian diterapkan batas konsentrasi per pelanggan, umumnya 20 % sampai 30 %. Kelebihannya keluar. Yang krusial: batas dihitung atas dasar setelah pos tak layak dikeluarkan. Satu faktur jatuh tempo dari pelanggan A memperkecil dasar dan dapat mendorong pelanggan B melewati batas konsentrasi — satu kejadian, dua pengurangan.

Hasilnya dikali persentase uang muka, dibatasi plafon perjanjian, dikurangi yang sudah terpakai. Itulah yang dapat Anda tarik hari ini. Alat ini menampilkan setiap pengurangan beserta alasannya — hal yang tidak dijelaskan rekening koran penyedia.

Tidak ada koneksi bank atau integrasi di sini. Pada skema tanpa notifikasi, membaca rekening koran juga tidak menolong: pelanggan membayar ke rekening yang dikendalikan penyedia, dan di rekening Anda hanya tampak pencairan gabungan. Masukkan ketentuan sekali, impor faktur dari CSV Accurate, Jurnal, atau Zahir, dan tandai yang sudah dibayar — alat akan menghitung rata-rata waktu bayar nyata setiap pelanggan dan memakainya dalam proyeksi.

Ketentuan yang umum di Indonesia

PosKisaran umumYang memengaruhi
Persentase uang muka70 % – 90 %Sektor, kualitas pembeli, dan lamanya hubungan. Sisanya ditahan sebagai retensi.
Tarif diskonto1,25 % – 3 % per bulanProfil pembeli, tempo faktur, volume bulanan, dan rekam jejak fasilitas.
Penagihan per periodeper 30 hari yang sudah dimulaiMembayar pada hari ke-31 sama mahalnya dengan hari ke-60 — terlambat sehari memicu satu periode penuh.
Tenggat regres60 – 120 hari setelah jatuh tempoPada fasilitas dengan regres. Dihitung dari jatuh tempo, bukan dari tanggal faktur.
Batas konsentrasi20 % – 30 % per pelangganSebaran piutang. Penyebab paling sering plafon turun tanpa diduga.
Biaya administrasi dan transferprovisi, analisis, RTGSTidak termasuk dalam tarif; pada faktur kecil porsinya besar.

Kisaran pasar untuk menguji kewajaran penawaran, bukan penawaran. Perjanjian dan rekening koran penyedia yang menentukan tarif, plafon, dan tenggat.

Anjak piutang, diskonto wesel, dan kredit modal kerja

Anjak piutangDiskonto weselKredit modal kerja
Yang dinilai utamapembeli Andapembeli dan penjualperusahaan Anda
Kutipan tarifper bulanper bulanper tahun
Kecepatanhari hingga beberapa haribeberapa haripekan
Agunanpiutang itu sendiriwesel dan piutangagunan atau jaminan
Tumbuh dengan penjualanyayatidak, plafon tetap
Biaya setahuntinggi (30 % – 45 %)tinggilebih rendah

Pertanyaan umum tentang anjak piutang

Berapa biaya anjak piutang di Indonesia?

Tarif diskonto umumnya 1,25 % sampai 3 % per bulan, ditambah biaya provisi, analisis, dan transfer. Faktur Rp 800 juta yang dibiayai selama 45 hari dengan tarif 1,75 % per bulan berbiaya sekitar Rp 28 juta, karena dikenakan dua periode 30 hari yang sudah dimulai — setara kira-kira 35 % per tahun.

Bagaimana menghitung biaya efektif tahunan?

Bagi total biaya dengan jumlah yang benar-benar Anda terima, lalu kalikan dengan 365 dibagi jumlah hari pembiayaan. Itu satu-satunya cara membandingkan tarif bulanan dengan kredit modal kerja yang dikutip per tahun. Sertakan biaya provisi dan transfer, jika tidak biaya efektifnya akan terlihat lebih rendah daripada kenyataan.

Mengapa biaya naik banyak kalau pelanggan terlambat beberapa hari?

Karena penagihan dilakukan per periode 30 hari yang sudah dimulai, bukan proporsional. Faktur yang dibayar pada hari ke-31 dikenakan dua periode, sama dengan yang dibayar pada hari ke-60. Jika pelanggan Anda biasa membayar sekitar hari ke-32, negosiasikan perhitungan proporsional atau ajukan tenor yang lebih panjang sejak awal.

Apa itu dana retensi?

Bagian faktur yang tidak dicairkan lebih dulu — pada uang muka 80 %, berarti 20 %. Ia menjadi penyangga untuk nota kredit, potongan, sengketa, dan pembayaran sebagian. Ketika pelanggan membayar penuh, retensi dilepas setelah dikurangi biaya. Jika biaya melebihi retensi, selisihnya harus Anda kembalikan.

Apa bedanya fasilitas dengan regres dan tanpa regres?

Dengan regres, risiko gagal bayar tetap pada Anda: jika pelanggan tidak membayar dalam tenggat, uang muka ditarik dari retensi atau pencairan berikutnya, dan tarifnya lebih rendah. Tanpa regres, penyedia menanggung risiko ketidakmampuan bayar, mengenakan biaya lebih tinggi, dan biasanya menuntut pembeli berkualitas tinggi.

Mengapa plafon saya turun padahal tidak ada pencairan?

Hampir selalu karena salah satu dari tiga hal: faktur melewati tenggat regres dan keluar dari dasar, pelanggan melampaui batas konsentrasi, atau faktur disengketakan. Tidak ada yang menimbulkan transaksi — dasarnya hanya dihitung ulang. Setelah daftar piutang dimasukkan, alat ini menampilkan setiap pengurangan beserta alasannya.

Apa itu batas konsentrasi per pelanggan?

Batas seberapa besar satu pelanggan boleh mengisi dasar pembiayaan, biasanya 20 % sampai 30 %. Jika dasar Rp 1 miliar, batasnya 30 %, dan satu pelanggan berutang Rp 500 juta, maka Rp 200 juta berada di luar pembiayaan. Batas diterapkan setelah faktur tak layak dikeluarkan.

Apakah perlu agunan atau omzet minimum?

Agunan berupa aset biasanya tidak, karena piutangnya sendiri menjadi dasar; penilaian bertumpu pada profil pembeli Anda. Banyak penyedia menetapkan volume bulanan minimum dan dapat meminta jaminan pribadi pemilik pada fasilitas dengan regres — periksa hal ini dalam perjanjian sebelum menandatangani.

Bagaimana mencatat anjak piutang di Accurate atau Jurnal?

Praktik umumnya membuat akun perantara untuk penyedia: piutang dilunasi ke akun itu, dana yang diterima dicatat sebagai penerimaan kas, biaya sebagai beban keuangan, dan retensi tetap sebagai piutang sampai dilepas. Pada fasilitas dengan regres, dana yang diterima disajikan sebagai liabilitas karena risiko belum beralih. Konfirmasikan dengan akuntan Anda.

Apakah alat ini mengakses rekening bank atau software akuntansi saya?

Tidak. Tanpa akun, tanpa koneksi bank, tanpa integrasi. Anda memasukkan ketentuan dan faktur — diketik atau diimpor dari CSV yang sistem Anda sudah ekspor — dan semuanya dihitung di peramban serta disimpan hanya di perangkat Anda. Koneksi bank pun kurang membantu, karena pencairan datang secara gabungan.

Kisaran mencerminkan praktik pasar anjak piutang di Indonesia pada 2026. Perusahaan pembiayaan yang menawarkan fasilitas ini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan — pastikan izin penyedia sebelum menandatangani perjanjian.

Alat terkait