Template Perjanjian Pembelian Aset (Indonesia)
Diperbarui pada 13 Agustus 2026
Template Perjanjian Pembelian Aset (Indonesia) adalah templat Indonesia yang memakai istilah lokal, alur bukti lokal, dan rujukan hukum Indonesia. Tujuannya bukan menerjemahkan formulir Amerika, melainkan memberi draf kerja yang cocok untuk dokumen privat, dokumen perusahaan, proposal budaya, atau transaksi Indonesia.
Templat ini tidak mengklaim telah ditinjau atau disetujui oleh notaris, pengacara, pengadilan, AHU, DJP, Kementerian Kebudayaan, Komdigi, atau otoritas lain. Gunakan sebagai dasar penyusunan dan daftar periksa; untuk transaksi bernilai tinggi, sengketa, data pribadi sensitif, pekerja, investasi asing, tanah, perizinan, atau proses resmi, lakukan pemeriksaan profesional.
Ketuk kolom yang disorot pada dokumen di bawah dan langsung ketik di dalamnya.Gratis — tanpa pendaftaran, tanpa tanda air
Perjanjian Pembelian Aset
- Tanggal:
- Penjual:
- Pembeli:
- Closing:
1. Aset yang dijual
Penjual menjual kepada pembeli aset berikut: . Aset yang dikecualikan: .
2. Harga dan pajak
Harga pembelian adalah . Ketentuan PPN, PPh, faktur, bukti potong, dan biaya pajak: .
3. Closing dan serah terima
Pada closing, para pihak akan menyerahkan dokumen dan aset berikut: .
4. Pekerja, data, dan jaminan
Ketentuan pekerja/kontraktor: . Data pribadi dan aset digital: . Jaminan penjual: .
Penjual
Tanggal:
Pembeli
Tanggal:
Padanan Indonesia dan kapan dipakai
Asset purchase agreement di Indonesia adalah perjanjian pembelian aset, jual beli aset, jual beli aktiva, atau jual beli bagian usaha tanpa mengambil alih seluruh saham. Dokumen ini dipakai untuk membeli mesin, persediaan, kendaraan, peralatan, domain, hak kekayaan intelektual, kontrak, pelanggan, goodwill, atau paket aset usaha.
KUHPerdata mendefinisikan jual beli sebagai perjanjian di mana satu pihak mengikatkan diri menyerahkan barang dan pihak lain membayar harga. Untuk aset Indonesia, perjanjian harus menutup bukan hanya harga, tetapi juga cara penyerahan, pajak, bukti kepemilikan, jaminan, izin pihak ketiga, dan data.
Template ini bukan akta tanah, bukan akta jual beli saham, dan bukan merger. Jika aset berupa tanah, saham, kendaraan tertentu, kapal, merek, paten, atau aset berregister, dokumen tambahan dan pencatatan resmi dapat diperlukan.
Aset yang dijual dan aset yang dikecualikan
Lampiran aset adalah pusat perjanjian. Daftar harus menyebut deskripsi, nomor seri, lokasi, nilai, kondisi, dokumen kepemilikan, encumbrance, lisensi, kontrak yang ikut, data yang ikut, dan aset yang dikecualikan.
Jangan memakai frasa “semua aset usaha” tanpa daftar. Penjual dan pembeli dapat berbeda pendapat tentang persediaan, uang muka, kas, piutang, akun media sosial, domain, database pelanggan, deposit sewa, dan klaim garansi.
Untuk hak kontraktual atau piutang, penyerahan mungkin membutuhkan cessie, pemberitahuan debitur, atau persetujuan lawan kontrak. Untuk kewajiban yang diambil alih, kreditur perlu diperiksa karena novasi tidak dapat diasumsikan diam-diam.
Harga, PPN, dan penyesuaian
Harga harus dipecah menurut kategori aset, uang muka, escrow bila ada, holdback, utang yang dipotong, penyesuaian persediaan, dan waktu pelunasan. Jika nilai sudah termasuk pajak, tulis dengan tegas.
DJP menjelaskan bahwa Pasal 16D UU PPN dapat mengenakan PPN atas penjualan aktiva tetap tertentu oleh PKP. Karena itu perjanjian harus memeriksa status PKP penjual, jenis barang, apakah pajak masukan dikreditkan, faktur pajak, dan konsekuensi jika perlakuan pajak berubah.
Untuk transaksi grup, restrukturisasi, atau pengalihan nilai buku, jangan hanya memakai template jual beli biasa. Pemeriksaan pajak dan business purpose dapat menjadi isu tersendiri.
Penyerahan, risiko, dan jaminan
KUHPerdata membedakan kesepakatan jual beli dari penyerahan yang memindahkan penguasaan atau hak sesuai jenis aset. Perjanjian perlu menentukan kapan risiko beralih: saat tanda tangan, pelunasan, serah terima fisik, registrasi, atau migrasi akses digital.
Jaminan penjual harus mencakup kepemilikan, tidak ada sengketa, tidak dijaminkan kecuali diungkapkan, tidak ada pajak tertunggak yang membebani aset, data dapat dialihkan secara sah, dan dokumen lampiran benar. Pembeli harus melakukan due diligence; template tidak menggantikan pemeriksaan.
Berita acara serah terima harus menjadi closing deliverable. Untuk aset digital, serah terima berarti akses admin, domain, kode, backup, lisensi, dan penghapusan akses penjual setelah transisi.
Karyawan, kontrak, dan izin
Asset deal tidak otomatis memindahkan pekerja seperti saham perusahaan. Jika transaksi menyebabkan penutupan, pengalihan, atau perubahan pengusaha, aturan ketenagakerjaan termasuk PP No. 35 Tahun 2021 tentang PHK dan hak pekerja harus diperiksa.
Kontrak pelanggan, vendor, sewa, lisensi software, distribusi, dan pembiayaan sering melarang pengalihan tanpa persetujuan. Jadikan persetujuan pihak ketiga sebagai syarat closing bila aset bergantung pada kontrak itu.
Perizinan usaha juga tidak selalu ikut aset. NIB, izin lokasi, sertifikasi, izin edar, izin operasional, atau akun marketplace dapat memiliki aturan transfer tersendiri.
Data pribadi dan arsip
Jika aset termasuk database pelanggan, akun, HR files, rekaman CCTV, atau perangkat berisi data, UU PDP berlaku. Pemrosesan harus terbatas, spesifik, sah, transparan, aman, dan hanya sejauh diperlukan untuk transaksi.
Perjanjian harus menyebut data apa yang dialihkan, dasar pemrosesan, pemberitahuan kepada subjek data bila diperlukan, penghapusan data yang tidak ikut, akses selama due diligence, dan respons jika terjadi kegagalan pelindungan data pribadi. UU PDP menyebut pemberitahuan tertulis 3 x 24 jam untuk kegagalan data.
Dokumen transaksi, faktur, bukti pembayaran, berita acara, dan arsip aset perlu disimpan. UU Dokumen Perusahaan relevan untuk dokumen perusahaan dan keuangan.
Batas templat
Template ini tidak cocok sebagai satu-satunya dokumen untuk tanah, saham, merger, akuisisi PT, pailit, pembelian usaha berizin berat, aset negara, atau transfer pekerja besar. Gunakan dokumen khusus.
Jika transaksi memerlukan notaris, pendaftaran, persetujuan kreditor, penghapusan jaminan, atau pengalihan kontrak, jadikan itu kondisi closing. Jangan menutup transaksi hanya dengan tanda tangan sederhana.
Sebelum menandatangani, cocokkan lampiran aset dengan daftar fisik, faktur, status pajak, jaminan, data, pekerja, dan kontrak. Kesalahan lampiran adalah sumber sengketa paling umum.
Panduan klausul
- Para pihak
- Mengidentifikasi nama hukum, alamat, nomor identitas atau data badan hukum, kapasitas penandatangan, dan kontak pemberitahuan.
- Pokok dokumen
- Menjelaskan proyek, PT, likuidasi, penampilan, siaran pers, aset, kebijakan, pembelian, atau pengalihan yang benar-benar dimaksud.
- Lampiran
- Menghubungkan teks dengan daftar aset, anggaran dasar, daftar kreditor, rider, foto, lisensi, tagihan, kontrak dasar, atau bukti serah terima.
- Nilai dan pembayaran
- Mencatat modal, harga, honorarium, anggaran, PPN, biaya, bukti bayar, faktur, dan penyesuaian setelah serah terima.
- Hak dan persetujuan
- Mengatur hak cipta, hak terkait, izin penggunaan gambar, persetujuan kreditor, persetujuan lawan kontrak, data pribadi, dan kewenangan direksi.
- Data dan arsip
- Menetapkan retensi dokumen perusahaan, kontrol akses, pemusnahan data, bukti unggah, dokumen elektronik, dan respons kegagalan pelindungan data.
- Tindak lanjut
- Menentukan siapa yang mengajukan ke AHU, mengumumkan likuidasi, memberi tahu debitur, menutup akses, atau menyimpan dokumen akhir.
Daftar periksa Indonesia
Periksa poin-poin ini sebelum menandatangani, mengirim, mengunggah, mengumumkan, atau memakai dokumen sebagai bukti.
Jual beli KUHPerdata
KUHPerdata menjadi dasar perjanjian jual beli, penyerahan, dan kewajiban penjual/pembeli.
JDIH Mahkamah Agung - Kitab Undang-Undang Hukum PerdataPPN Pasal 16D
DJP menjelaskan penjualan aktiva tetap tertentu oleh PKP dapat dikenakan PPN Pasal 16D.
Direktorat Jenderal Pajak - Jual aktiva tetap dan PPN Pasal 16DKaryawan dan PHK
PP No. 35 Tahun 2021 perlu diperiksa jika transaksi berdampak pada pekerja atau perubahan perusahaan.
Peraturan.go.id - PP No. 35 Tahun 2021Data pribadi
Database pelanggan, file HR, perangkat, dan akun harus dialihkan dengan dasar dan kontrol UU PDP.
JDIH Komdigi - UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data PribadiDokumen perusahaan
Faktur, bukti pembayaran, berita acara, dan dokumen aset perlu disimpan sebagai arsip perusahaan.
Peraturan.go.id - UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan
Cara menggunakan templat ini
- Tentukan dokumen yang tepat. Pastikan yang Anda butuhkan adalah perjanjian pembelian aset, bukan formulir resmi, akta notaris, perjanjian kerja, atau dokumen register lain.
- Isi identitas dan kapasitas. Masukkan nama hukum, alamat, nomor badan hukum atau identitas, kapasitas penandatangan, tanggal, nilai, dan kontak pemberitahuan.
- Siapkan lampiran. Lampirkan daftar aset, bukti pembayaran, foto, kontrak dasar, anggaran, rider, izin, daftar kreditor, atau dokumen elektronik yang relevan.
- Periksa sumber Indonesia. Bandingkan draf dengan sumber yang tercantum, prosedur AHU atau DJP, syarat program pendanaan, dan perjanjian dasar yang sedang dialihkan.
- Simpan jejak versi. Simpan DOCX, PDF, tanda tangan, bukti kirim, lampiran, versi final, dan tanggal pemeriksaan sumber.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perjanjian pembelian aset ini nasihat hukum?
Tidak. Ini templat informasi dan struktur kerja. Fakta konkret perlu diperiksa menurut nilai transaksi, status para pihak, data pribadi, pajak, pekerja, izin, register, dan syarat dokumen resmi.
Bisakah saya memakai formulir Amerika yang diterjemahkan?
Tidak sebagai dokumen final. Indonesia memakai istilah seperti PT, anggaran dasar, RUPS, likuidator, hak cipta, hak terkait, cessie, PPN, PKP, dan UU PDP yang tidak muncul dalam formulir Amerika.
Apakah membeli aset berarti membeli perusahaan?
Tidak. Asset deal membeli aset tertentu. Saham, badan hukum, utang, pekerja, dan kontrak hanya ikut jika diatur dan disetujui sesuai hukum.
Apakah selalu ada PPN?
Tidak selalu. Periksa status PKP, jenis aset, pajak masukan, dan Pasal 16D. Perjanjian harus menyebut siapa menanggung pajak jika berubah.
Bisakah database pelanggan ikut dibeli?
Bisa hanya jika dasar pemrosesan, pemberitahuan, tujuan, keamanan, dan data yang dialihkan sesuai UU PDP dan kontrak pelanggan.
Mengapa lampiran harus rinci?
Karena lampiran membuktikan aset, hak, utang, kontrak, foto, rider, kreditor, anggaran, atau data yang dimaksud. Klausul umum tanpa lampiran sering lemah saat dibuktikan.
Apa yang harus disimpan setelah dokumen selesai?
Simpan dokumen bertanda tangan, DOCX, PDF, lampiran, bukti kirim, bukti pembayaran, faktur, korespondensi, persetujuan, dan catatan siapa menyetujui versi akhir.
Apakah saya bisa mengunduh DOCX dan PDF tanpa akun?
Ya. Anda dapat mengisi templat di peramban dan mengunduh DOCX atau PDF bersih tanpa pendaftaran dan tanpa tanda air.
Templat terkait
Sanggahan
Templat dan panduan ini hanya untuk informasi umum. Ini bukan nasihat hukum, pajak, akuntansi, ketenagakerjaan, kekayaan intelektual, perlindungan data, investasi, atau profesional lain, dan tidak menyatakan bahwa dokumen telah disetujui oleh notaris, pengacara, pengadilan, AHU, DJP, Komdigi, Kementerian Kebudayaan, auditor, atau asosiasi profesi.


