Kalkulator Asuransi Jiwa
Hitung kebutuhan uang pertanggungan asuransi jiwa secara netral berbasis penghasilan, tanggungan, dan status karyawan atau freelancer Anda.
Panduan perencanaan keuangan Indonesia umum menyarankan uang pertanggungan sekitar 10x penghasilan tahunan sebagai titik awal (variasi lain menyebut rentang 5-15x tergantung tanggungan dan utang). Karyawan formal yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan otomatis mendapat manfaat JKM (Jaminan Kematian) berupa santunan sekaligus sekitar Rp42 juta plus santunan berkala dan beasiswa anak jika memenuhi masa iur tertentu — manfaat yang TIDAK dimiliki freelancer kecuali mereka secara sukarela mendaftar program BPJS Ketenagakerjaan jalur BPU (Bukan Penerima Upah). Untuk freelancer, seluruh kebutuhan proteksi jiwa pada praktiknya harus dipenuhi mandiri karena tidak ada jaring pengaman wajib dari negara maupun pemberi kerja.
Berapa Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Anda Butuhkan?
Panduan perencanaan keuangan umum di Indonesia menyarankan uang pertanggungan asuransi jiwa sekitar 10 kali penghasilan tahunan sebagai titik awal, dengan variasi lain menyebut rentang 5-15 kali tergantung jumlah tanggungan dan utang yang Anda miliki.
Kalkulator ini menghitung kebutuhan asuransi jiwa secara netral (tanpa afiliasi produk asuransi tertentu) berdasarkan penghasilan, tanggungan, dan status karyawan atau freelancer Anda — karena kedua status punya jaring pengaman yang sangat berbeda.
Apa yang membedakan kebutuhan karyawan dan freelancer
- Karyawan tetap yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan otomatis mendapat manfaat JKM (Jaminan Kematian) berupa santunan sekaligus sekitar Rp42 juta plus santunan berkala dan beasiswa anak jika memenuhi masa iur tertentu
- Freelancer tidak memiliki manfaat JKM tersebut kecuali secara sukarela mendaftar program BPJS Ketenagakerjaan lewat jalur BPU (Bukan Penerima Upah)
- Karena itu, freelancer pada praktiknya harus memenuhi seluruh kebutuhan proteksi jiwa secara mandiri, tanpa jaring pengaman wajib dari negara maupun pemberi kerja


